DLH Halmahera Utara Kembali Uji Sampel Air Laut ke Laboratorium Terakreditasi di Manado

TOBELO-FAKTAMALUT | Setelah mengambil sampel air yang berasal dari limbah IPAL PT.NICO, oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Halmahera Utara, pada 3 Juli 2024, untuk dilakukan analisis di laboratorium DLH dan hasilnya dinyatakan memenuhi Baku Mutu.

DLH Halmahera Utara, pada 5 Juli 2024, kembali mengambil sampel Air yang berasal dari kebocoran pipa limbah PT.NICO yang mengalir ke Air laut desa Kupa-kupa Kecamatan Tobelo Selatan, Halmahera Utara, dan 6 Juli 2024 di bawah ke Manado untuk dilakukan uji sampel di Laboratorium terakreditasi di Kota Manado.

“Untuk kejadian kebocoran pipa limbah PT.NICO ke laut, kami telah mengambil sampel Air laut untuk dianalisis dan sementara diuji di Laboratorium Terakreditasi di Manado. Hasilnya akan disampaikan satu minggu kemudian,”kata Yudihart kepada media ini, Senin (8/7/2024).

Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan DLH, PT.NICO sendiri tidak melakukan pembuangan limbah secara langsung ke laut.

“PT.NICO mengelola limbahnya terlebih dahulu pada instalasi pengelolaan Air limbah. Dan berdasarkan laporan dari pihak PT.NICO, bahwa kejadian tersebut itu merupakan insiden dimana salah satu pipa air limbah mengalami kebocoran. Namun sesuai dengan SOP tanggap darurat PT.NICO telah melakukan upaya perbaikan untuk segera memperbaiki kebocoran tersebut,”tuturnya.

Yudihart memastikan pihaknya terus melakukan tugas terhadap perlindungan dan pengelolaan lingkungan dengan memantau dan mengawasi upaya pengendalian pencemaran terhadap kejadian insiden yang terjadi sehingga pemulihan kondisi lingkungan dapat segera teratasi. (RM)