
WEDA, FaktaMalut.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menggelar Gerakan Pangan Murah bagi masyarakat di Kota Weda dan sekitarnya. Kegiatan ini diinisiasi sebagai langkah strategis untuk menekan laju inflasi sekaligus menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang dipusatkan di Taman Kota Weda, Selasa (4/8/2026), ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah yang paling terdampak oleh fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasaran.
Acara pembukaan ini dihadiri langsung oleh Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., Turut mendampingi, Ketua TP-PKK Halteng Ny. Rallia Asyari Ikram, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Fatimnah Hasyim, S.P., jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Tengah.
Bupati Halmahera Tengah Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si, hadir secara langsung dan membuka kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya pemerintah daerah telah melaksanakan program pangan gratis. Namun, pada kesempatan ini, konsep tersebut disesuaikan menjadi pangan murah.
”Konsep diubah menjadi pangan murah agar lebih efektif dalam membantu masyarakat sekaligus menjadi salah satu instrumen pengendalian inflasi di daerah,” ujar Bupati Ikram.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Halmahera Tengah Fatimnah Hasyim, S.P., dalam keterangannya menjelaskan bahwa komoditas yang disediakan dijual jauh di bawah harga pasaran normal untuk meringankan beban ekonomi warga. Sebagai perbandingan, saat ini harga minyak goreng di pasaran umum mencapai sekitar Rp25.000 per liter, dan gula pasir dijual sekitar Rp20.000 per kilogram, sementara dalam gerakan ini harganya dipatok jauh lebih terjangkau.
Dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah kali ini, Dinas Ketahanan Pangan menyiapkan total komoditas dalam jumlah besar guna mencakup kebutuhan masyarakat yang tinggi, khususnya komoditas Beras 10.000 kg (10 ton), Minyak Goreng 5.000 unit/liter, dan Gula Pasir: 5.000 kg
Pihak Dinas Ketahanan Pangan menegaskan bahwa alokasi beras disiapkan dalam jumlah lebih besar mengingat tren kebutuhan pokok tersebut yang selalu tinggi dari tahun ke tahun.
Pada tahap awal ini, distribusi akan difokuskan di lima kecamatan, yakni:
Kecamatan Weda, Kecamatan Weda Selatan, Kecamatan Weda Tengah, Kecamatan Patani Barat, dan Kecamatan Patani. Setelah merampungkan penyaluran di lima wilayah tersebut, program akan dilanjutkan ke lima kecamatan berikutnya secara bertahap.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah mencatat bahwa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah oleh Dinas Ketahanan Pangan telah menjadi agenda rutin tahunan. Program ini tidak hanya hadir menjelang hari-hari besar nasional Republik Indonesia, tetapi juga secara konsisten diselenggarakan untuk menjaga stabilisasi ketahanan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru), Idul Adha, serta Ramadan dan Idulfitri.
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi kuat antara Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Halmahera Tengah dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog, serta Bank Indonesia (BI).
Melalui keberlanjutan program ini, Pemkab Halmahera Tengah berharap manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan di tengah tekanan inflasi serta kenaikan harga bahan pokok global maupun nasional. (R²/Red)







