Sanana  

Akibat Intensitas Hujan Tinggi, Pemukiman Warga di Sula Dirombak Air

Akibat Hujan deras air meluap hingga ke Pemukiman Warga (istimewa)

SANANA – Intensitas hujan tinggi akibatkan banjir di Desa Waisakai Kecamatan Mangoli Utara Timur Kabupaten Kepulauan Sula Maluku Utara, merambah hingga ke pemukiman warga.

Fahridani Umamit warga Desa Waisakai, mengatakan kondisi banjir tersebut sudah sering menyerang ketentraman warga. Namun sampai detik ini Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa seolah pasif.

“Banjir dari kali ini bukan baru terjadi, kami masyarakat Desa Waisakai berharap Bupati Fifian Adeningsi Mus segara atasi sebelum memakan korban jiwa,” kata Dani sapaan akrabnya. Minggu (27/3/2022).

Menurutnya Visi-Misi Bupati Fifian Adeningsi Mus, menjadikan Sula bahagia hanya bagian daripada diplomasi politik yang saat ini menjadi penyakit sengsara terhadap masyarakat Kepulauan Sula.

“Coba bayangkan prioritas Festival Tanjung Waka senilai Rp.5 miliar APBD sedangkan kali yang kami minta dibuatkan jembatan tersebut tidak mencapai nilai miliar,”kata Dani.

“Mungkin ini yang Bupati Fifian Adeningsi Mus maksud menjadikan Sula Bahagia. Antara Festival Tanjung Waka dan banjir Kali Waisakai yang tinggal melarat korban,”sambungnya.

Sementara Kepala Desa Waisakai Mashun Umasugi mengaku ketika hujan deras Kali tersebut sering meluap banjir yang keras.

“Kami Pemerintah Desa dan masyarakat berharap hal ini dapat diperhatikan oleh Pemerintah Daerah sesuai permintaan kami kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah beberapa (BPBD) pekan kemarin,”katanya.

Sedangkan Hi. Buhari Buamona Kalak BPBD Kepulauan Sula ketika dihubungi melalui via telepon Seluler dan WhatsApp belum berhasil dihubungi.

Sekira pukul 12.20 hujan deras mengguyur pemukiman warga ada 4 rumah yang terendam banjir.