Malut  

Aksi Penipuan Lewat Medsos, Gunakan Akun Palsu Atas Nama Bupati Usman Sidik

HalselFaktaMalut.Com | Warga Halmahera Selatan khususnya para pengguna media sosial khususnya Facebook (FB) diminta untuk waspada. Sebab ada oknum yang melancarkan aksi Penipuan dengan menggunakan, akun FB milik Bupati Halmahera Selatan H. Usman Sidik.

Orang Nomor satu di Halmahera Selatan ini namanya di catut atau dipalsukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab lewat Facebook guna melancarkan aksi Penipuan untuk mendapatkan keuntungan diri sendiri dengan cara meminta uang atau barang ke sejumlah orang atau pegawai di lingkup Pemda Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Hal tersebut di benarkan oleh Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik, Ia mengatakan bahwa kabar terkait Akun FB tersebut juga informasinya baru diterimanya hari ini, Sabtu (14/05/2022) Waktu Arab Saudi (WAS). Karena Bupati Usman dan Istrinya Ibu Hj.Eka Dahliani saat ini sedang melakukan Umroh di Tanah Suci (Mekkah).

Bupati Halmahera Selatan H. Usman menyampaikan, setelah beredarnya akun Palsu Facebook tersebut tidak sedikit yang menghubunginya memastikan kebenaran dari Akun Facebook tersebut.

 “Setelah beredarnya Akun FB atas nama saya, banyak yang menghubungi saya lewat WA termasuk dsri keluarga saya, dan menyampaikan bahwa kalau FB itu dipalsukan,” ucap Bupati dengan Tegas.
Sabtu, (14/05/2022).

Selain dipalsukan kata Bupati Usman, bahwa akun FB atas nama dirinya itu digunakan untuk menipu dengan mengirimkan pesan ke sejumlah orang, termasuk pengusaha, dan para ASN di lingkup Pemda Halmahera Selatan.

“Dan setelah dipalsukan itu disalahgunakan untuk meminta uang dan lain lain,” jelasnya.

Berkenaan dengan hal tersebut, Usman mengimbau kepada masyarakat agar tidak menanggapi pesan yang dikirimkan oleh akun FB tersebut. Mengingat akun tersebut dipalsukan orang tak bertanggungjawab dan digunakan untuk menipu orang-orang. Belum diketahui apakah sudah ada yang menjadi korban atas kasus itu.

“Bagi birokrat yang murni di birokrasi kan tidak ada kamusnya pejabat minta uang seperti itu (dengan modus kirim pesan FB ke orang lain),” tutup Bupati. (imba/fm)*