Haltim  

AMAK Haltim, Desak KPK Telusuri Anggaran 2,6 M. Tahun 2020 Di Dinas Perkim.

Haltim-Faktamalut| Aliansi Masyarakat Anti Korupsi Halmahera Timur (AMAK Haltim) menggelar aksi unjuk rasa di depan Komosi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, terkait anggaran 2,6 Miliar pada tahun 2020.

Pasalnya, dengan anggaran yang begitu besar, namun progres pekerjaan tidak sesuai dengan harapan Masyarakat, sebagaimana sampai saat ini Masyarakat Desa Sangaji dan Soagimalaha Kota Maba tidak menikmati air bersih secara baik.

Kordinator aksi, Bunari dalam keterangan rilisnya yang di terima media ini, Jumat (25/8/2023), mengatakan aksi kami hari ini mendesak kepada KPK untuk segera menelusuri anggaran sebesar 2,6 Miliar, Dengan harapan memanggil Kadis Perkim Halmahera Timur untuk di mintai keterangan terkait anggaran tersebut.

“Karena menurut AMAK Haltim, ada terindikasi korupsi atas pekerjaan penjaringan pipa air di tahun 2020,” katanya.

Menurut Bunari, anggaran 2,6 M tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), yang di percayakan kepada PT. Samata Maju Jaya untuk mengerjakan proyek penjaringan pipa air di tahun 2020, yang dinilai mangkrak sampai saat ini.

“Untuk itu, selain KPK, kami juga mendesak Kejaksaan Agung RI, agar segera melakukan audit ,” ujarnya.

 

Penulis: Riftan