
HALBAR – FaktaMalut.COM | Dukungan Penuh dari karang taruna Soa Romdidi Desa Saria, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, dapat diapresiasi oleh pemerintah Desa Saria dalam aksi Bersih Kampung yang digagas oleh Lembaga Karang Taruna dan Komunitas Papeda.
Kegiatan tersebut terpusatkan di bibir pantai Desa Saria, pada Minggu 18 Agustus 2024, tema yang diusung oleh komunitas papeda dan Karang Taruna Soa Romdidi yaitu ” Aksi Nyata Untuk Desa”.
Turut hadir diantaranya Penyuluh Dinas Kelautan Dan Perikanan (DKP) Halmahera Barat, dan sejumlah personil Polres Halbar, para siswa siswi dan kepala Sekolah (Kepsek) SDN 13 Halbar Desa Saria dan seluruh masyarakat Desa Saria, dan para pemuda pemudi di tempat yang telah melibatkan diri dalam aksi bersih kampung.
“Selaku kepala Desa tentunya saya memberikan apresiasi kepada Polres Halbar kemudian penyuku Dinas Kelautan Dan Perikanan (DKP) Halbar yang telah meluangkan waktu untuk bersama dengan kami selaku pemdes Saria, kemudian karang taruna, dan seluruh masyarakat serta para siswa siswi dan Kepsek SDN 13 Halbar Desa Saria untuk melakukan Pembersihan di Desa Saria,” ungkap Atman Hasan kepada media ini.

Atman berharap lembaga karang taruna Soa Romdidi Desa Saria dapat menjaga kebersihan dilingkungan Desa Saria dan dapat meningkatkan sumber Daya Manusia (SDM) di Desa Saria.
Dikatakan Atman, kegiatan ini patut diapresiasi atas kepeduliannya tentang pentingnya sadar akan sampah, semoga kedepannya karang taruna desa saria juga bisa melakukan kerja sama dalam kegiatan kegiatan positif lainnya untuk membangun desa Saria yang lebih baik.
“Selain pembersihan lingkungan diharapkan kepada karang taruna Desa Saria dapat meningkatkan Sumber daya Manusia (SDM) di Desa Saria, dan program lainnya, namun bagi saya sangat apresiasi atas beberapa kegiatan yang kemudian itu dilakukan atas keterpanggilan moril,” imbuhnya.
Terpisah Ketua Karang Taruna Desa Saria, Riski Samsudin, berharap kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Halmahera Barat dapat melakukan sosialisasi soal sampah di Desa Desa Bagian pesisir lebih khusunya Desa Saria.
“Tentunya kami sangat berharap DLH bisa melakukan sosialisasi terkait sampah di Desa Desa pesisir dan khusunya Desa Saria dan bisa menghadirkan mobil sampah di Desa Saria, sehingga persoalan sampah ini bisa diatasi dengan Bain,” cetusnya.
Dikatakan Riski, kegiatan tersebut cukup luar biasa baginya, namun persoalan sampah di Desa Saria sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab Lembaga Karang Taruna dan pemerintah Desa kemudian masyarakat setempat untuk melakukan pembersihan.
“Kami tetap melakukan pembersihan, apalagi ini Desa kami, akan tetapi kebetulan komunitas dari papeda menyambangi kami untuk dapat berkolaborasi dengan mereka dan menggagas kegiatan ini tentunya sebagai lembaga karang taruna di Desa Saria, kami menerima dan mendukung penuh,” tukasnya.
Riski menyebutkan, bahwa kegiatan pembersihan ini sudah menjadi rutinitas mereka sebagai lembaga karang taruna nanti dalam program jangka menengah , sehingga ini menjadi perhatian untuk kita semua selaku anak muda di Desa Saria yang peduli terhadap negeri sendiri.
“Saya sangat apresiasi terhadap pemerintah desa dalam hal ini kepala desa kemudian kepala sekolah SDN 13 Halbar dan masyarakat Desa Saria yang telah memberikan pencerahan maupun edukasi soal sampah kepada kami dan selalu mendukung kami sebagai lembaga karang taruna,” tandasnya.


