Bagaikan Malam! Oleh: Ahkam Kurniawan Buamona.

(Ilustrasi 27)

Puisi-FaktaMalut.Com| Bagaikan malam yang merindukan bintang..
Bagaikan malam yang merindukan bulan..
Bagaikan malam yang enggan berlalu meski dalam larut dan lara..

Malam itu sangat dingin..!!

Aku, tanpa merasa telah bersahaja kepada duka,luka dan bara..

Tak kepana, pikiran ini membawah penak dan takut akan suatu pergi yang tak ingin menunggu.!!

Aku dan malam adalah sesuatu yang hampa, kosong bagai aksara dalam tawa dan kenangan..

Di sampingku ada secangkir kopi yang manis, ada pula sebatang keretek, aku dan lamunanku dibawa semesta dengan tubuh yang terpaku diam dalam kecewa.!!

Pikiranku menjadi buta, sebuta hati ku yang tanpa rasa, waktu yang panjang dan kisah indah itu menjadi air setelah mendung pada malam itu meniadakan aku di hati mu..

Kini aku tak sekedar hal yang kau binci, setelah engkau terdampar dari samudra yang membawamu ke suatu pelosok yang baru..

Malam ini semakin gelap dari biasanya, satu-satunya cahaya itu telah redup dan diregut..

Aku merasa takut yang begitu kuat dan hanya diam tersujud, pasrah menjadi pelita kecil didalam hati ku yang samar-samar menarangi pikiranku yang kacau..

Langit itu terkadang suka bercanda yang berlebihan, rupa mu seolah tampak diantara bintang-bintang yang gemerlap seakan menertawakan aku yang sedang terluka hati..

Aku bagaikan malam, gelap tanpa rasa seolah kecewa pada hati yang luka.