Bas Lama Proyek Puskesmas Fuata Diduga Bawa Lari Uang Pekerja.

 

Sula-BAS atau building automation system pada proyek konstruksi Puskesmas Fuata Kecamatan Sulabesi Selatan Kabupaten Kepulauan Sula inisial P atau biasa disapa Purwanto diduga membawa lari uang para pekerja, Kamis (3/25)

BAS, Purwanto ini diduga kuat telah bawa lari uang tiga orang pekerja dengan nilai Rp. 6 juta lebih saat ini keberadaannya tidak diketahui.

Kepada wartawan salah satu korban pekerja konstruksi Puskesmas ini mengatakan tindakan BAS Purwanto ini akan dibawah ke ranah hukum. “Kalau dalam minggu ini BAS Purwanto, Kontraktor CV Bintang Barat Perkasa dan Kadinkes Kepulauan Sula tidak ada itikad baik untuk membayar upah kami maka kami akan laporkan perkara ini ke polisi,” katanya.

Upah yang harus dibayarkan masih sekitar 6 juta, kami harap hal ini diselesaikan dengan baik sebelum ditindak ke ranah hukum,” tegas Y korban di tipu proyek puskesmas fuata mengingatkan.

Hal senada di benarkan pengawas proyek Puskesmas Fuata Risman Panigfat, bahwa uang upah kerja tukang selama 21 hari itu sudah diambil mantan BAS. Menurutnya berdasarkan opname pekerjaan uang yang dipanjar BAS Purwanto sebesar Rp 15 juta termasuk uang upah tukang sehingga upah tukang ini sudah bukan lagi tanggung jawab kontraktor maupun dinkes.

“Kalau pekerja merasa ditipu atas hak mereka silahkan datangi mantan BAS. Karena sisa upah pekerja 21 hari semuanya sudah diambil oleh Purwanto,”ujar Risman.

Untuk diketahui proyek pembangunan puskesmas fuata ini dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp 5.131.999.999 hingga kini proyek tersebut masih belum kelar dikerjakan. Sumber dana APBD Kepulauan Sula tahun 2024, berdasarkan data tender proyek ini telah selesai batas waktu pelaksanaan.*(Kam).