BPBD dan Wartawan Halbar menyerahkan Bantuan Sembako Kepada Keluarga Sahril Helmi

Sekretaris BPBD Halbar, Ade Fabanyo didampingi Wartawan menyerahkan Bantuan kepada ibunda Sahril Helmi
Sekretaris BPBD Halbar, Ade Fabanyo didampingi Wartawan menyerahkan Bantuan kepada ibunda Sahril Helmi

Jailolo -Bertepatan malam Nisfu Sya’ban Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama sejumlah wartawan Liputan Kabupaten Halmahera Barat, menyambangi keluarga Almarhum Sahril Helmi sekaligus menyerahkan bantuan sembako.

Penyerahan bantuan itu diterima langsung oleh kedua orang tua almarhum Sahril Helmi, di kediamannya, Desa Bisui, Kecamatan Gane Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) pada Kamis 14 Februari 2025. Kemarin.

Hal itu Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban yang meninggal dunia akibat ledakan speed boat Basarnas Ternate beberapa waktu yang lalu.

Dalam kesempatan itu, Kepala BPBD Halbar Wawan Gunawan MT.Ali, melalui Sekretaris BPBD Ade Fabanyo, menyerahkan secara simbolik bantuan tersebut yang didampingi oleh sejumlah Wartawan liputan Halbar.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Halmahera Barat, Gunawan MT.Ali melalui sekretaris BPBD Ade Fabanyo, menyampaikan bahwa pihaknya turut berduka cita atas meninggalnya Saudara Sahril Helmi Jurnalis Metro Tv.

Sahril Helmi meninggal dunia dalam insiden meledaknya speedboat RIB 04 milik Basarnas Ternate pada Senin, (3/2/2025) pukul 00.00 WIT. Selama tujuh hari pencarian, Sahril akhirnya ditemukan di pesisir pantai Sabatang, Kecamatan Bacan Timur, Halmahera Selatan pada Sabtu, (8/2/2025). lalu.

Laka laut yang melibatkan speedboat RIB 04 Basarnas Ternate yang berisi 11 anggota termasuk Kontributor Metro tv, Sahril Helmi. Akibat kecelakaan itu empat orang meninggal dunia dan tujuh orang lainnya selamat.

Speedboat RIB 04 tersebut meledak saat menjalankan misi kemanusiaan. Saat itu mereka melakukan operasi pencarian dua nelayan yang mengalami mati mesin di perairan Gita, Tidore Kepulauan.

“Hari ini kami atas nama pemerintah Daerah dalam hal ini BPBD Halmahera Barat bersama sejumlah wartawan Liputan Halbar menyerahkan bantuan berupa sembako, dan semoga dapat bermanfaat,” akunya.

Ia menyebutkan bahwa sosok Sahril memiliki kontribusi sangat besar di daerah khususnya Kabupaten Halmahera Bara.

“Almarhum Sahril Helmi ini banyak kontribusi di daerah kami (Halmahera Barat) dalam penyajian berita, baik itu bencana erupsi gunung api Ibu dan kegiatan lainnya,” ujarnya.

Ade menyatakan, bahwa hubungan mereka bersama Almarhum Sahril Helmi sangat dekat dan baik dalam berkomunikasi.

“Almarhum Sahril orangnya sangat baik dan ramah apalagi dalam berkomunikasi hubungan sosial bersama kami rekan rekan di BPBD seperti saudara,” katanya.

Untuk itu, dirinya berharap pihak keluarga Almarhum Sahril Helmi, diberikan ketabahan dan kesabaran oleh Allah SWT, sebab menurutnya, apa yang telah terjadi adalah suatu kehendak sang maha pencipta.

“Semoga keluarga Almarhum diberi ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi semua ini, kita hanya bisa berdoa Saudara Almarhum Sahril Helmi ditempatkan disisi Allah SWT,”

Selain itu, Sekretaris Daerah Halbar Julius Marau, ketika dikonfirmasi terkait pemberian bantuan tersebut pihaknya mengatakan, bahwa bantuan ini merupakan amanah dari Pemerintah Halmahera Barat yang diserahkan langsung kepada keluarga Almarhum.

“Bantuan ini berupa sembako yang kita serahkan kepada keluarga Almarhum,”katanya.

Dirinya menegaskan, bantuan yang diserahkan ini bagian dari bentuk kepedulian Pemda Halbar untuk Almarhum Sahril Helmi yang semasa hidupnya selalu memberikan kontribusi bagi daerah Halbar.

Terpisah, perwakilan Wartawan Liputan Halmahera Barat, Ilyas Mahruf juga menambahkan bahwa dirinya secara pribadi dan rekan rekan jurnalis akan selalu mengenang Saudara Sahril Helmi.

Mantan Ketua PWI Halmahera Barat, itu juga menyatakan bahwa sosok Sahril Helmi didalam dunia jurnalistik menjadi inspirasi bagi mereka.

“Saudara Sahril Helmi Jurnalis Metro TV telah menunjukan peran sebagai jurnalis dan memberikan inspirasi kepada kita semua didalam dunia Jurnalis, yang mana kita harus mampu memahami nilai nilai daripada seorang Jurnalis,” paparnya.

Sehingga kata Eas biasa disapa, para jurnalis dapat mengenang lebih dalam karya karya saudara Sahril Helmi atas perjuangannya dalam misi kemanusiaan. (Ri).

Penulis: RiEditor: Redaksi