SANANA-Ratusan mahasiswa STAI Babusalam Sula melakukan demonstrasi terhadap Wakil Bupati Saleh Marabessi dan berujung represif akibat dicekal petugas.
Pantauan wartawan dilapangan aksi yang digelar Mahasiswa STAI Babusalam Sula itu sejak pukul 09,00-13,45 wit. Saleh Marabessi bukan hanya tidak mau bertemu masa aksi juga disiram pukulan aparat Kepolisian dan Satpol-PP.
Kordinator aksi Sudirman Umawaitina, dalam bobotan orasinya mengatakan dalil yang disampaikan Wakil Bupati Saleh Marabessi bahwa STAI Babusalam Sula adalah pemicu konflik antar warga Desa Fatce dan Mangon semacam memperkeruh situasi keamanan yang belum kondusif. Selain itu secara tidak langsung mencoreng intitusional akademi STAI Babusalam Sula.
“Selaku pejabat publik secara tidak langsung mencoreng institusi perguruan tinggi STAI Babusalam Sula. Dan atas nama almamater kami sangat tersinggung dengan pernyataan Wakil Bupati Saleh Marabessi bahwa perkelahian antar warga Desa Fatce dan Mangon disebabkan oleh turnamen STAI Cup I itu adalah sebuah dalil yang tidak memiliki dasar,”ungkap Sudirman. Kamis (9/6)
Pihaknya meminta Wakil Bupati Saleh Marabessi, segera meminta maaf dan mengklarifikasi apa yang disampaikan ke publik secara bertanggung jawab itu adalah sikap mahasiswa STAI Babusalam Sula,”tegasnya.
Apabila somasi (peringatan) yang disampaikan tidak diindahkan oleh Wakil Bupati Kepulauan Sula sebagai bentuk menjaga identitas dan marwah perguruan tinggi STAI Babusalam Sula maka akan menempuh jalur hukum.



