HALTENG, FaktaMalut.com – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, anggota Pos Polisi (Pospol) Patani Barat bersama personel Koramil bersinergi melakukan pendampingan langsung kepada warga yang hendak beraktivitas di kebun, Rabu (20/05/2026).
Langkah respons cepat ini diambil menyusul adanya laporan dari masyarakat mengenai dugaan keberadaan Orang Tak Dikenal (OTK). Kehadiran OTK yang kerap dijumpai warga saat hendak mengambil hasil bumi tersebut sempat memicu keresahan di tengah masyarakat setempat.
Guna memastikan situasi benar-benar aman, personel gabungan TNI-Polri langsung turun ke lokasi kejadian (TKP) untuk melakukan pengecekan. Setelah dilakukan penyisiran secara saksama di area perkebunan, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda keberadaan orang sebagaimana yang dilaporkan sebelumnya.
Sebagai informasi, Polres Halmahera Tengah saat ini terus memperkuat pelayanan keamanan di wilayah Kecamatan Patani melalui pembentukan beberapa pospol strategis, antara lain: Pospol Patani Barat yang beranggotakan 10 personel dan dipimpin oleh IPDA Abd. Rahim Muhammad Quelliem, Pospol Patani Timur dengan 8 personel yang dipimpin oleh AIPTU Ahmad Yani Gafur, serta Pospol Weda Timur dengan 9 personel yang dipimpin oleh IPDA Abdul.
Pembentukan pos-pos pengamanan ini merupakan langkah taktis kepolisian untuk mempercepat jangkauan pelayanan dan menjamin rasa aman bagi masyarakat, khususnya para petani yang menggantungkan hidupnya dari hasil kebun sehari-hari.
Kapolres Halmahera Tengah, AKBP Fiat Dedawanto, menegaskan bahwa kehadiran Polri di lapangan adalah wujud nyata dari fungsi pelayanan dan perlindungan terhadap masyarakat.
“Kehadiran kami di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan Polri guna memberikan rasa aman kepada warga yang sedang beraktivitas, khususnya para petani yang setiap hari pergi ke kebun untuk mengambil hasil kebun,” ujar Kapolres.
Selain memberikan jaminan pengamanan, Kapolres juga menyampaikan imbauan penting terkait aktivitas warga di sekitar kawasan hutan. Beliau meminta masyarakat agar tidak melakukan perburuan liar di kawasan hutan Patani serta selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kebun.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan perburuan liar di hutan Patani dan apabila bepergian ke kebun untuk mengambil hasil kebun agar dilakukan secara berkelompok, tidak sendirian,” tambahnya.
Kehadiran proaktif aparat keamanan ini mendapat apresiasi dan sambutan hangat dari warga setempat.
Dengan adanya pendampingan berkala, masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan tenang, sekaligus menjaga situasi di wilayah Kecamatan Patani Barat tetap aman, tertib, dan kondusif. (Team/Red)


