
TERNATE – Dalam rangka mempererat hubungan antara kepolisian dan media, Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono bersama Wakapolda Brigjen Pol Stephen M Napiun dan insan pers menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film Sayap-Sayap Patah 2 di XXI Ternate, Selasa malam (13/5/2025).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat Utama (PJU) Polda Malut, para Kapolres jajaran, serta sejumlah perwakilan organisasi kemasyarakatan di wilayah Maluku Utara.
Dalam sambutannya sebelum pemutaran film, Kapolda Irjen Pol Waris Agono menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran para tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa film Sayap-Sayap Patah 2 menjadi pengingat penting akan ancaman terorisme dan perlunya kebersamaan dalam menjaga keamanan.
“Bersyukur malam ini kita bisa berkumpul di bioskop untuk menyaksikan film Sayap-Sayap Patah 2. Dulu, film pertamanya disyuting di rumah tahanan teroris di Kelapa Dua, sedangkan film yang kedua ini, kalau tidak salah, mengambil lokasi di gereja yang pernah dibom di Samarinda,” ungkap Kapolda.
Kapolda menekankan bahwa terorisme adalah musuh bersama yang tidak hanya menyerang fisik, tetapi juga mengganggu rasa aman dan menciptakan ketakutan di tengah masyarakat.
“Terorisme adalah musuh kemanusiaan. Ia menciptakan kerusakan dan ketakutan. Tindakan teroris menggunakan kekerasan, dan karena itu kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan agar anak cucu kita kelak bisa hidup dalam suasana yang damai dan nyaman,” tegasnya.
Kegiatan nobar ini juga menjadi ajang silaturahmi antara kepolisian dan media serta bentuk apresiasi Polda Maluku Utara terhadap peran pers dalam membangun opini publik yang sehat dan berimbang.
Film Sayap-Sayap Patah 2 merupakan lanjutan dari film sebelumnya yang diangkat dari kisah nyata perjuangan aparat keamanan menghadapi aksi terorisme. Selain sebagai hiburan, film ini juga memberikan edukasi penting tentang semangat pengabdian dan nilai-nilai kemanusiaan.
