SOFIFI- FaktaMalut.COM| Komentar dari pemilik akun Tik-tok Arafatt_Muhammad terkait dinamika Sofifi mendapat tanggapan dan kecaman dari beberapa pihak, hal itu dapat ditanggapi oleh Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Oba Utara, yakni Nasrullah Lamadi.
Nasrullah Lamadi mengatakan, bahwa pernyataan pemilik akun TikTok arafaat_Muhammad tersebut mengandung unsur hinaan dan menjatuhkan nama baik dan marwah Guruh serta Dokter yang bertugas di Kota Sofifi.
Bagaimana tidak dengan spontan dan tanpa menyaring bahasanya akun TikTok (AM) menyeret kualitas sekolah, guru dan dokter yang bertugas di Sofifi. Kata Nasrullah saat media ini menerima Rilisan Rabu 21 Agustus 2024.
“Pada video tersebut (AM) berkomentar “sebagai orang yang sudah berkeluarga, saya tidak punya alasan untuk membawa keluarga saya menetap di sana”. “Mau kase sekolah anak di mana? Sekolah dan guru-guru yang bagus-bagus ada di Ternate Semua”. Lebih lanjut iya katakan bahwa “Rumah sakit dan dokter-dokter yang bagus-bagus di Ternate Samua,” terangnya.
Dikatakan Nasrullah, Narasi yang dilontarkan oleh pemilik akun Tiktok Arafatt_Muhammad baginya ini bentuk penghinaan dan merendahkan kualitas Guru dan Dokter yang bertugas di Kota Sofifi.
Dia menambahkan, Penghinaan terhadap kualitas guru dan dokter yang bertugas di Sofifi rasanya tidak pantas dilontarkan. Sebab pendidikan dan kesehatan di wilayah Ibu kota Sofifi telah diupayakan semaksimal mungkin untuk lebih baik dari segi mutu dan kualitasnya.
Lebih lanjut Nasrullah menyampaikan “narasi yang disampaikan oleh (AM) sangat merendahkan kualitas sekolah dan guru di Wilayah Ibu Kota Sofifi.
” Kami mengecam keras pernyataan yang disampaikan tersebut. Guru yang bertugas di wilayah Ibu Kota Sofifi sebagai tonggak peradaban untuk mencerdaskan anak Bangsa, rasanya tidak pantas dibanding-bandingkan kualitasnya dengan guru di kota Ternate,” tukasnya.
Oleh karena itu Lanjut Nasrullah, dirinya dan Persatuan Guru di Wilayah Oba mendesak agar pemilik akun TikTok arafaat_Muhammad menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh guru dan dokter yang bertugas di wilayah Ibu Kota Sofifi.
“Jika tidak pihaknya akan melaporkan pemilik akun (AM) kepada pihak yang berwajib atas dasar penghinaan dan pencemaran nama baik,”pungkasnya mengakhiri. (Diaz)


