
SANANA – Faktamalut|Melambatnya Jaringan Telekomunikasi di Desa Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara, Kepulauan Sula Maluku Utara kini meresahkan warga setempat.
“Sudah bertahun-tahun kami masih kesulitan mendapatkan akses telekomunikasi dengan baik.Desa Falabisahaya bisa dibilang masih jauh tertinggal dalam hal mengakses informasi,”kata Irham,Kamis (7/4)
Irham menambahkan, padahal Desa Falabisahaya merupakan Kecamatan dan bahkan dibilang Ibu Kota kedua setelah Kota Sanana.
Sementara ketua DPD KNPI Kepulauan Sula. M,Rifai Umasugi terkait persoalan ini DPRD Kepulauan Sula semestinya mengambilnya sikap tegas sebab ini merupakan keluhan dan kebutuhan masyarakat.
“Persoalan ini dapat dituntaskan oleh tangan Legislator kususnya dalil V. Itupun jika mereka di kursi parlemen saat ini memiliki otak,” ungkap
Rifai bilang kususnya untuk Daerah Pemilihan (Dapil) V Mangoli Utara dan Barat sudah diwakili 4 orang DPRD ternyata rata-rata tidak memiliki power, cara berpikir mereka juga ikut lelet alias lobet seperti jaringan yang meresahkan masyarakat saat ini.
Ini adalah aspirasi rakyat yang harus di perjuangan DPRD bukan bisu ditempat empuk. Bila anda tidak mampu sampaikan itu terhadap masyarakat yang membuat kami berharap,” kesalnya.
Aktivis muda asal Kecamatan Mangoli Utara ini mengancam apabila DPRD bisu dan tuli akan kesengsaraan rakyat terkait persoalan telekomunikasi maka dengan tempo ini KNPI secara lembaga akan bertemu langsung Pemerintah Daerah dan DPRD Kepulauan Sula.
Kami berharap Ultimatum yang kami sampaikan ini akan diresap baik oleh Wakil kami di parlemen untuk itu 4 DPRD perwakilan dapil V ini adalah tanggung jawab segera mengambil kebijakan,tindakan jagan diam ibarat singga patah taring menunggu mati didalam rimba.
