Pemdes Dan Warga Balitata Gotong Royong Bangun Jembatan Penyeberangan Darurat

 

Pemerintah Desa Dan Warga Desa Balitata Saat Berusaha Menarik Batang Pohon Kelapa Untuk Pembuatan Jembatan Penyeberangan Darurat / istimewa

HalselFaktaMalut.Com | Setelah ambruknya jembatan alternatif yang menghubungkan Desa Balitata, Saketa, dan Oha akibat hantaman banjir pekan kemarin, kini warga bersama Pemdes Balitata secara gotong royong bangun jembatan darurat. Jumat, (05/07/2024) kemarin.

Kepala Desa Balitata Haryadi Sangaji, kepada media ini menjelaskan bahwa, pasca ambruknya jembatan alternatif yang panjangnya sekitar 11 lebih meter tersebut sampai saat ini belum ada tim dari BPBD Halsel maupun Dinas terkait turun ke lokasi, sehingga Pemdes bersama warga
ambil insiatif untuk memperbaiki jembatan yang ambruk tersebut.

“Pasca banjir yang mengakibatkan jembatan alternatif ambruk sampai saat ini belum ada Pemda terutama Dinas atau Badan terkait turun mengecek kondisi jembatan, sehingga kami bersepakat bangun jembatan darurat,” terang Kades.

Adi, sapaan akrab Kades Balitata itu  menambahkan, pentingnya dibuat jembatan darurat dibuat karena setiap saat anak sekolahan selalu melewatinya saat pergi maupun pulang dari sekolah.

Menurut Kades dua periode ini, sebelum ada tindak-lanjut dari Pemda yakni Dinas atau Badan terkait, pemdes bersama warga bersepakat untuk membangun jembatan darurat guna memudahkan warga yang beraktivitas melewati jalan tersebut.

“Jadi sebelum ada tindak lanjut dari Pemda, kami mengambil langkah untuk membuat jembatan darurat guna kepentingan warga,” tutur Adi. Sabtu, (06/07/2024) via pesan whatsApp.

Dikatakannya, dalam kegiatan pembuatan jembatan darurat itu, pemdes bersama dengan yang dikoordinir oleh pemdes bersepakat untuk secara suka rela membuat jembatan darurat menggunakan batang pohon kelapa.

“Kita buat jembatan darurat menggunakan batang pohon kelapa, kita tarik secara bersama-bersama menggunakan tali untuk bawa ke tempat jembatan yang ambruk,” tutup Kades Balitata. (red/fm)*