Perangkat Adat Sangaji Bicoli Dan Pemerintah Desa Adakan Pertemuan, Sekaligus Kukuhkan Wyoi Adat.

Haltim-Perangkat Adat Sangaji Bicoli bersama Pemerintah Desa Bicoli Kecamatan Maba Selatan Halmahera Timur, melakukan pertemuan dalam rangka mendudukkan kembali adat Totorine (Teltolong) dan adat Tagi-Tagi (Fenfan).

Selain mendudukkan beberapa adat tersebut, dalam kesempatan itu juga Sangaji Bicoli Samaun Seba telah mengukuhkan perangkat bantuan adat atau yang disebut dengan Wyoi adat dan Nyangan adat, bertempat di rumah adat. Jumat (15/9/2023).

Sangaji Bicoli Samaun Seba, melalui juru tulisannya Nanang Suaib, mengatakan kegiatan dan pertemuan yang dilakukan hari ini tujuannya untuk mendudukkan kembali soal adat yang sesuai dengan adat se atorang, serta dilakukan pengukuhan kepada perangkat bantuan adat Wyoi (Anak) adat dan Nyangan (Ibu) adat.

“Dalam struktur adat Sangaji Bicoli, ini menjadi hal yang sangat strategis, karena Wyoi adat itu tidak diambil dari semua masyarakat, tetapi diambil dari anak cucu perangkat struktur Sangaji dan Bobato Adat, Alhamdulillah sudah terbentuk hari ini,” kata Nanang.

Lanjutnya, tujuan dari mendudukkan adat Totorine dan adat Tagi-Tagi, ini dalam rangka membantu Pemerintah Daerah, Pemerintah Kecamatan dan lebih khusus Pemerintah Desa untuk menjaga stabilitas, ketertiban, dan keamanan dalam wilaya adat Sangaji Bicoli.”

Kalau kerja sama Pemerintah dan Adat itu baik, maka sudah tentu semua program yang direncanakan juga akan sangat baik, jadi Adat ini sangat strategis sebagai mitra Pemerintah, karena sebelum adanya Pemerintah, Adat itu sudah ada lebih awal, sebab Sangaji Bicoli statusnya sama dengan Sangaji Maba, Sangaji Patani, Sangaji Gebe dan Sangaji Weda,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, Struktur Wyoi Adat beserta Nyangan Adat Sangaji Bicoli yang dikukuhkan hari ini, tentu memiliki rencana dan program untuk selanjutnya, karena di bulan Desember nanti akan ada satu kegiatan yaitu “Simposium Bicoli Masah Lalu” maksudnya kita semua akan mengkaji negeri Bicoli ini pada saat masa lampau (lalu).

“Sekalian juga akan dilakukan peresmian rumah adat oleh Sultan Tidore, hal ini bagian dari penguatan pemahaman dan kapasitas kepada Wyoi Adat Sangaji Bicoli,” ujarnya.

Untuk diketahui, kurang lebih sudah 2 (Dua) tahun, Samaun Seba diangkat menjadi Sangaji Bicoli, karena dilihat berdasarkan pada garis keturunan yang memiliki hubungan langsung dengan Kesultanan Tidore.

 

Penulis: Riftan