Sejumlah Bangunan RS Pratama Desa Bisui Rusak Parah Tak Terurus, Dirut Acuh Tak Acuh, Warga Minta Segera Dicopot

Halsel — Faktamalut.Com, Kondisi bangunan Rumah Sakit (RS) Pratama di Desa Bisui, Kecamatan Gane Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan, kini memprihatinkan. Sejumlah bagian bangunan mengalami

kerusakan parah dan terkesan tidak terurus. Ironisnya, Direktur RS Pratama Bisui disebut bersikap acuh tak acuh terhadap kondisi tersebut, sehingga memicu kemarahan warga.

Pantauan di lapangan, kerusakan terlihat pada atap, plafon yang ambruk, dinding yang retak, serta halaman rumah sakit yang dipenuhi semak belukar. Bahkan beberapa fasilitas penunjang kesehatan tidak dapat difungsikan karena kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut. Hal ini tentu sangat berdampak pada pelayanan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Salah satu toko pemuda Desa Bisui, mengaku kecewa dengan kinerja pihak rumah sakit. Menurutnya, keberadaan RS Pratama seharusnya menjadi harapan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan cepat, namun faktanya justru sebaliknya.

“Kami kecewa berat. Rumah sakit ini dibangun untuk melayani masyarakat, tapi malah terbengkalai. Direktur rumah sakit terkesan tutup mata. Kami minta bupati segera copot direktur yang tidak punya rasa tanggung jawab,” tegasnya, Selasa (9/7/2025).

Senada dengan toko pemuda, tokoh masyarakat setempat, menyebut kondisi RS Pratama Desa Bisui saat ini sudah sangat memprihatinkan dan tidak layak disebut sebagai fasilitas kesehatan. Menurutnya, pemerintah daerah harus segera turun tangan sebelum kerusakan semakin parah.

“Kalau begini terus, lebih baik ditutup saja. Banyak pasien yang akhirnya memilih berobat ke tempat lain karena merasa tidak nyaman dan khawatir akan keselamatan mereka,” ujarnya

Sementara itu, Direktur RS Pratama Bisui, Dr elisabeth bernadete, saat di konfirmasi media ini memberikan keterangan terkait kerusakan bahwa, Di Dalam anggaran perbaikan sarana Dan prasarana berada di anggaran Dinas Kesehatan sebagai Pengguna Anggaran. Sedangkan di dalam anggaran operasional rutin RS Pratama Bisui tidak terdapat biaya perbaikan sarana Dan prasarana. dan Untuk permasalahan gaji Nakes, silahkan bertanya di Dinas Kesehatan karena Hal yang terkait tentang gaji berada di anggaran Dinkes.”(09-07-2025)

Masyarakat berharap Bupati Halmahera Selatan segera mengambil langkah tegas dengan mengevaluasi bahkan mencopot direktur yang dianggap tidak mampu mengelola rumah sakit. Warga juga mendesak pemerintah daerah untuk segera memperbaiki fasilitas rumah sakit agar bisa kembali melayani masyarakat secara maksimal.

(Red)