Sungai di Morotai Meluap, Puluhan Rumah Terendam Banjir Warga Mengungsi 

Akibat Hujan Deras Sungai Meluap Hingga ke Rumah Warga Desa Cempaka (istimewa)

MOROTAI – Faktamalut | Puluhan rumah warga di Desa Cempaka, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, terendam banjir, setelah dilanda hujan lebat sejak minggu (20/2) pagi hingga malam. Akibatnya, air Sungai Cempaka meluap dan merendam rumah-rumah warga sekitarnya. Ketinggian air kurang lebih di atas lutut hingga sepinggang orang dewasa.

Dampak banjir ini menyebabkan puluhan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman di desa Libano.

Kepala Desa Terpilih Desa Cempaka, Hun Ayang mengatakan, jadi awal kejadian itu hujan itu dari minggu pagi itu tidak begitu deras pas malam itu hujan deras langsung air sungai terjadi banjir dan meluap hingga ke rumah warga, padahal jarak sungai dengan pemukiman warga itu kurang lebih 100 meter.

Rumah Warga Terendam Air (istimewa)

“Sekira pukul 21.30 Malam itu mulai dia sudah meluap ke kampung, banjir besar tadi malam itu warga dari Rt 3 dan Rt 2 itu mengungsi ke desa libano dan warga punya barang-barang itu tidak sempat diamankan hanya dokumen-dokumen  berharga saja di bawah, selain itu semuanya terendam oleh air,”ungkap Hun, Senin (21/2/2022).

Hun mengaku sungai ini sudah lama tidak pernah meluap dari sejak dahulu pernah kejadian namun baru kali ini terjadi banjir hingga ke kampung halamanya itu.

“Banjir hingga masuk ke kampung ini sudah puluhan tahun lalu pernah kejadian, nanti di Tahun 2022 baru kejadian kembali lagi ini padahal jarak jauh sekali, antara sungai dan kampung ini,”timpalnya.

Hun bilang, tadi malam dirinya mengarahkan warganya untuk mengamankan diri di desa tetangga, dan pagi ini warga sudah mulai berdatangan untuk membersihkan rumah mereka yang terendam banjir hingga lumpur berhamburan di dalam rumah

Lumpur Berhamburan di Dalam Rumah Warga (istimewa)

“Pagi ini warga sudah kembali dan semalam juga ada yang balik lagi, dari malam itu air sudah surut, sekira pukul 02.00, Saya punya rumah juga, jadi semua saya arahkan untuk mengungsi dulu pas kejadian itu,”pungkasnya.

Hingga berita ini diTayangkan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) belum berhasil diKonfirmasi.