Tak Laksanakan Program 100 Hari Kerja, Bupati FAM Mala Money Politik di Taliabu

SULA, FaktaMalut– Sungguh kepala batu Hj. Fifian Adeningsi Mus (FAM) Bupati Kab. Kepulauan Sula ini bukannya dukung program presiden Prabowo Subianto, alih-alih memboyong sejumlah kepala OPD ke Kab. Pulau Taliabu untuk money politik.

Obsesi Bupati FAM menangkan pasangan Citra Puspasari Mus-La Utu Ahmadi (Citra-Utu) di PSU Pilkada Taliabu, pada Sabtu 5 April 2025 tadi berakhir sia-sia.

Selain itu kepala OPD yang dikerahkan FAM ke Taliabu diduga dibebankan membayar mahar politik untuk menangkan pasangan Citra-Utu dengan nilai yang cukup fantastis,,”ungkap Rifki Leko Ketua GMNI Kepulauan Sula.

Menurut Rifki, ambisius politik Ningsi ini selain melanggar netralitas ASN secara sadar juga lupa daratan. Mendagri RI dan Bawaslu Maluku Utara seharusnya mengambil sikap tegas atas pelanggaran disiplin dan etik para ASN di Kepulauan Sula yang terlibat politik praktis di Pulau Taliabu untuk diproses.

“Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda segera panggil dan evaluasi Bupati FAM karena menyertakan jabatan publiknya sebagai kepala daerah untuk kepentingan politik praktis,”desak Rifki.

Terakhir Rifki, meminta Mendagri panggil serta Bupati FAM dan sejumlah pejabat ASN yang ke Taliabu untuk diperiksa dan disanksi.(Kam).

Penulis: KhamEditor: Redaksi