Tiba di Bobane; Bupati Halteng Letakkan Batu Pertama Masjid Hayatullah

 

Halteng FaktaMalut /- Bupati Ikram Malan Sangadji dan Wakil Bupati Ahlan Djumadi tiba di Desa Bobane Remdi, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Kamis (5/6/2025).

Sebuah momen penting dalam pembangunan spiritual dan sosial masyarakat Halmahera Tengah ditandai dengan peletakan batu pertama Masjid Hayatullah oleh bupati dan wakil bupati HalTeng

Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati bersama rombongan disambut hangat dengan prosesi adat dan tarian tradisional sebagai simbol sukacita dan penghormatan atas kehadiran pemimpin yang dicintai rakyatnya.

Dalam sambutannya, Bupati Ikram menyampaikan bahwa pembangunan masjid ini bukan hanya sebagai tempat ibadah, melainkan sebagai pusat penguatan nilai-nilai kebersamaan, pendidikan, dan kegiatan sosial masyarakat. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bahu-membahu menyukseskan pembangunan tersebut.

“Pemerintah daerah mengalokasikan bantuan sebesar Rp3 miliar dalam APBD Perubahan. Namun, komitmen bersama dalam penyelesaian tepat waktu menjadi kunci agar rumah ibadah ini segera dapat dimanfaatkan,” ujar Bupati.

Tak hanya fokus pada infrastruktur keagamaan, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia. Ia kembali mengingatkan masyarakat bahwa beasiswa pendidikan tinggi tersedia bagi putra-putri Halmahera Tengah, sepenuhnya ditanggung oleh Pemda.

“Kita ingin generasi Halteng menjadi lebih berkualitas dan berdaya saing. Anak-anak kita harus sekolah dan melanjutkan kuliah, karena biaya sudah ditanggung oleh pemerintah,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Ahlan Djumadi menambahkan komitmen Pemda dalam pengelolaan lingkungan melalui program Gerakan Jumat Bersih, sebuah upaya berkelanjutan menangani isu sampah sebagai bagian dari agenda nasional menuju 2026.

“Kami instruksikan seluruh desa dan kecamatan untuk melaksanakan gotong royong membersihkan lingkungan setiap hari Jumat. Sampah bukan hanya persoalan estetika, tapi juga kesehatan dan masa depan lingkungan kita,” ungkap Wabup Ahlan.

Wabup juga menyampaikan pesan tegas kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak terkait bahaya narkoba dan minuman keras.

Acara ditutup dengan penegasan kembali tentang pentingnya pendidikan dan bantuan sosial yang diberikan Pemda Halteng untuk kelompok rentan seperti lansia, disabilitas, janda, anak yatim, serta ibu hamil dan menyusui. Semua ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan di Halmahera Tengah tidak hanya fisik, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan dan keberlanjutan. (Red)