
TERNATE – Faktamalut.com|Waka Polda Maluku Utara (Malut), Brigjen (Pol) Eko Parasetyo pimpin upacara penutupan latihan pembinaan tradisi brigade Mobile (Brimob).
Brimob Polda Maluku Utara juga bakal menerjunkan puluhan personel untuk melakukan pengamanan natal dan tahun baru 2022 (Nataru).
Hal tersebut ditandai dengan upacara penutupan latihan kemampuan Brimob bagi personel Bintra dan apel gelar pasukan, Almatsus dan Alpalkam Satuan Brimob Polda Malut dalam rangka kesiapan PAM Natal dan tahun baru yang melibatkan 1 SSR Perwira Sat Brimob Polda Malut, 2 SSR Patmor Sat Brimob Polda Malut, 2 SSR Den Gegana Sat Brimob Polda Malut, 1 SST Bintara/Perwira Remaja Sat Brimob Polda Malut dan 1 SST Yon B Pelopor Sat Brimob Polda Malut.
Dalam pelaksanaan upacara tersebut dipimpin langsung oleh Waka Polda Malut, Brigjen (Pol) Eko Parasetyo selaku inspektur upacara diikuti juga oleh Dansat Brimob Polda Malut, Kombes (Pol) Muhamad Erwin, Irwasda Polda Malut, Kombes (Pol) Dicky Kusumawhardana, Kabid Propam Polda Malut, Kombes (Pol) Wahyu Agung Jatmiko, Kabid Humas Polda Malut, Kabid Humas Polda Malut, Kombes (Pol) Adip Rojikan, Danyon B Pelopor, AKBP Moh Zulfikar Iskandar dan sejumlah personel Brimob yang berlangsung di Mako Sat Brimob Polda Malut Kelurahan Tafure Kecamatan Ternate Utara pada Senin (6/12/2021).
Waka Polda Malut, Brigjen (Pol) Eko Parasetyo dalam sambutannya mengatakan, untuk upacara penutupan latihan pembinaan tradisi personel Bintara maupun Perwira remaja di Satuan Brimob Polda Malut yang kurang lebih dilaksanakan selama 3 bulan dengan materi pembulatan serta tugas pokok fungsi Brimob yang berakhir di penghujung tahun 2021 ini, sekaligus di ikut sertakan dengan pengecekan personel, alat dan perlengkapan atau alpakam serta alat material khusus atau almatsus.
Kata dia, pembinaan personel maupun pengecekan kesiapan peralatan serta perlengkapan ini, hendaknya dijadikan sarana untuk mempersiapkan maupun memperbaiki berbagai kekurangan dan kelemahan yang selama ini terjadi serta prestasi yang telah dicapai, sehingga ke depan Brimob akan dapat menampilkan eksistensinya sebagai satuan pamungkas Polri dalam memelihara kamtibmas, melindungi dan melayani masyarakat serta menegakan hukum demi terwujudnya keamanan dan ketertiban.
Karena dalam catatan sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia, Brimob Polri telah memberikan kontribusi yang cukup penting dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semangat dan sikap patriotik para senior Brimob yang rela mengorbankan jiwa raga, demi tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia telah mengharumkan nama Brimob Polri pada masa itu, sehingga mendapatkan anugrah “Nugraha Cakanti Yana Utama” dari Presiden Pertama Republik Indonesia.
“Kita yang saat ini berdiri tegak disini harus berkaca diri, apakah kita mampu berbuat seperti yang telah dilakukan para senior pendahulu kita. ini adalah tantangan yang harus kita jawab dan kita buktikan dalam pelaksanaan tugas Brimob kedepan,” ungkap Wakapolda Malut.
Meskipun begitu, kita sadari bersama bahwa tantangan tugas Polri ke depan akan semakin berat karena dihadapkan pada berbagai gangguan kamtibmas yang terjadi sebagai dampak dari perkembangan kehidupan masyarakat, Bangsa dan Negara. Konflik Horisontal dalam masyarakat maupun Konflik vertikal yang mengarah kepada gerakan separatisme, kejahatan terorisme serta berbagai bentuk kejahatan yang mengancam keselamatan masyarakat dan merugikan kekayaan negara harus dapat ditangani secara komprehensif dan profesional.
Oleh karena itu Brimob Polri sebagai bagian penting dari Kepolisian Republik Indonesia harus dipersiapkan kekuatan dan kemampuannya dalam penanganan berbagai bentuk kejahatan yang berintensitas tinggi secara efektif dan efisien. Saat ini Brimob Polri telah dikembangkan baik dari aspek kekuatan personel maupun kemampuan yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana pendukung yang memadai, dengan kekuatan dan kemampuan yang odimiliki tersebut diharapkan Brimob harus lebih mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik.
Banyak prestasi yang telah diukir Brimob dalam pelaksanaan tugas operasi baik dalam operasi penegakan hukum, bantuan kemanusiaan maupun bentuk operasi lainnya dan cukup banyak resiko dan pengorbanan yang odi alami oleh anggota Brimob dalam pelaksanaan tugas tersebut.
“Oleh karena itu pada kesempatan ini saya menyampaikan penghargaan dan simpati kepada seluruh anggota Brimob yang telah melaksanakan tugas dengan baik serta ucapan terima kasih kepada para kordinator latihan para pelatih maupun pendamping serta semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. dan selamat bergabung di satuan Brimob polda maluku utara bagi personel yang baru selesai mengikuti pembinaan,” katanya.
Orang nomor dua di Polda Malut ini juga berpesan kepada seluruh personel khususnya personel Satuan Brimob Polda Malut untuk selalu meningkatkan profesionalitas dan disiplin pribadi dalam setiap pelaksanaan tugas, dengan mengedepankan sikap etis dan humanis namun tegas.
Selain itu, hindari tindakan kekerasan dalam setiap pelaksanaan tugas serta senantiasa menjujung tinggi hak asasi manusia. Jalin kerja sama dan hubungan yang harmonis dengan TNI dan segenap komponen masyarakat lainnya baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Berikan pelayanan yang terbaik kepada
seluruh warga masyarakat, dan pegang teguh komitmen terhadap organisasi, untuk membuktikan bahwa Polri mampu menjalankan peranannya sebagai bhayangkara sejati.
“Saya berharap dengan semangat pengabdian yang tinggi dan dilandasi motto “jiwa ragaku demi kemanusiaan” Korps Brimob Polri bisa menjadi contoh dalam mewujudkan cita-cita tersebut
”Negara harus hadir negara tidak boleh kalah Brimob untuk Indonesia,” pungkasnya.


