PT STN Site Mornopo Halmahera Timur Tunda Gaji, Puluhan Karyawan Tak Masuk Kerja.

Haltim-Puluhan jumlah karyawan PT Semarak Tambang Nusantara (STN) ramai-ramai tidak masuk kerja, karena gaji yang di rilis pihak perusahaan dinilai lambat masuk ke rekening karyawan.

Harusnya, karyawan menerima upah (gaji) pada tanggal 28 bulan berjalan, namun sampai sudah masuk tanggal 30 Oktober hari ini gaji karyawan belum juga ada, sehingga puluhan karyawan PT STN itu harus absen.

Informasi yang dihimpun media ini, Senin (30/10/2023), bahwa PT STN yang beroperasi di site Mornopo Halmahera Timur, menunda pembayaran upah (gaji) sejumlah karyawan, sementara tutup buku sejak tanggal 24 dan perbaikan rekapan jam kerja karyawan di tanggal 25 Oktober, sehingga secara otomatis gaji harus masuk pada 28 Oktober.

“Kami karyawan sangat berharap kepada pihak perusahaan agar secepatnya membayar gaji kami, karena kebutuhan keluarga sangat mendesak, apalagi torang (kami) yang bakos tinggal sama anak istri tentu kebutuhan setiap hari itu harus dipenuhi,” jelas sala satu Karyawan yang enggan disebutkan namanya.

Menurutnya, selain persoalan gaji yang sementara tertunda, pihak menejemen perusahaan PT STN juga harus memperhatikan soal transportasi angkut karyawan, karena kesehatan dan keselamatan kerja (K3) itu sangat penting.

“Untuk itu kami meminta agar pihak perusahaan bisa menanggapi secara baik, dan memperlakukan karyawan dengan baik pulah, karena yakin dan percaya kesuksesan perusahaan adalah hasil kerja keras dari seluruh karyawan itu sendiri, tanpa karyawan perusahaan itu tidak bisa buat apa-apa,” harapnya.

Sementara, bagian HRGA dan Finance PT STN Eni Parassa, saat dikonfirmasi melalui chat dan telepon Wassap tidak memberikan komentar apa-apa sampai berita ini ditayang.

 

Penulis: Riftan