
HALTENG, FaktaMalut.com – Menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah bergerak cepat untuk memastikan dapur warga tetap mengepul. Pada Kamis (29/01/2026), Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah memimpin langsung rapat koordinasi bersama seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mematangkan rencana pembagian sembako gratis skala besar.


Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati tersebut, Bupati menekankan bahwa program ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Ia menginstruksikan validasi data penerima dilakukan secara ketat agar bantuan tidak salah alamat.
”Saya minta pendataan dilakukan dengan baik. Jangan sampai ada persoalan di lapangan karena bantuan yang tidak tepat sasaran. Ini adalah amanah untuk membantu masyarakat kita menyambut bulan suci,” tegas Bupati dalam arahannya.
Tak tanggung-tanggung, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran miliaran rupiah untuk menyokong program ini. Berikut adalah rincian bantuan yang akan segera didistribusikan:
- Beras 10 kg sebanyak 14.000 paket
- Minyak kelapa 2 liter sebanyak 14.000 paket
- Gula pasir 2 kg sebanyak 14.000 paket
- Bawang merah 1 kg sebanyak 14.000 paket
- Bawang putih 1 kg sebanyak 14.000 paket
- Sarung shalat sebanyak 10.000 pcs
- Mukena sebanyak 10.000 pcs
- Biaya distribusi bantuan sosial
Total anggaran yang disiapkan untuk program bantuan ini mencapai miliaran rupiah yang bersumber dari berbagai pos pendanaan pemerintah daerah.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Halmahera Tengah mengingatkan seluruh pimpinan OPD bahwa kunci keberhasilan program ini ada pada koordinasi dan pengawasan distribusi. Ia berharap proses penyaluran berjalan tertib tanpa hambatan teknis yang berarti.
“Kita harus memastikan proses penyaluran berjalan tertib dan lancar, mulai dari pendataan hingga pembagian di lapangan. Koordinasi antar OPD sangat penting agar tidak terjadi kendala,” ujar Wakil Bupati.
Langkah proaktif ini diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga warga Halmahera Tengah, sekaligus menjadi “oase” di tengah potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan.
***(Team/Red)***






