
Haltim- Soal isu lahan sekolah SMA di Desa Lolasita Kecamatan Maba Utara, yang dinilai masih liar di Masyarakat, kini Komisi I DPRD Halmahera Timur sangat merasa yakin tetap akan diselesaikan oleh Pemerintah Daerah.
Hal itu sesuai anggaran pembebasan lahan Pemerintah Daerah yang melekat di batang tubuh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) induk tahun anggaran 2023.
Menurut Ketua Komisi I DPRD Haltim, Hasanuddin Ladjim, dalam menanggapi hal tersebut bahwa informasi yang berkembang dikalangan sebagian masyarakat di Kecamatan Maba Utara pada umumnya dan di Desa Lolasita pada khususnya terhadap lahan sekolah SMA yang menurut masyarakat bahwa, lahan tersebut tidak bisa dibayarkan oleh Pemerintaha Daerah adalah informasi yang keliru atau tidak benar.
Mengapa demikian? karena anggaran pembebasan lahan tersebut sudah dianggarkan oleh Pemerintah Daerah. Oleh sebab itu lahan tersebut akan tetap dibayarkan karena sudah disahkan melalui Peraturan Daerah( Perda) APBD tahun anggaran 2023.
“Pengadaan lahan tersebut bersamaan dengan pembebasan lahan Rumah Sakit Pratama Halmahera Timur di Desa Wasileo yang dibahas dan disepakati secara resmi, dalam forum tim angggaran Pemerintah Daerah dan Badan Anggaran DPRD,” katanya. Rabu (29/11/2023).
Politisi Partai PKS itu juga menjelaskan, sebagai pimpinan Komisi I, kami yakin dan percaya bahwa pemerintah daerah akan tetap melakukan pembebasan lahan tersebut, dan hanya menunggu waktu proses administrasinya saja.
“Secara administrasi saya kira tidak ada masalah, karena pemerintah desa dan pemilik lahan sudah memberikan persetujuan terhadap lahan tersebut,” jelasnya
Lanjut menurut dirinya (Hasanuddin) selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, dan proses itu sudah berjalan tinggal menunggu waktu penyelesaiannya saja.
Maka, saya tidak akan ragu lagi dengan komitmen Pemerintah Daerah, karena peningkatan kualitas pendidikan di Halmahera Timur baik ditingkat SLTA hingga ditingkat TK/PAUD adalah merupakan salah satu visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati (Ubaid-Anjas) yang paling diprioritaskan.
“Itu sebabnya Pemerintah saat ini akan lebih serius dalam menjalankan program tersebut, walaupun sudah menjelang akhir periode,” ujarnya.
Penulis: Riftan





