IDI Halmahera Tengah Bekali Warga Desa Kiya Pelatihan BHD dan Pencegahan IMS di HUT ke-76

Kegiatan penyuluhan dan edukasi Oleh ini IDI Halteng di Kantor Desa Kiya, Kecamatan Weda Utara, Minggu (25/10/2026) – (Ft/ist-idi)

Kegiatan yang diselenggarakan oleh IDI Cabang Halmahera Tengah ini sangat inspiratif karena berhasil memadukan unsur pengabdian masyarakat (melalui edukasi kesehatan reproduksi/IMS dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar/BHD bagi warga Desa Kiya) dengan penguatan internal organisasi melalui family gathering di Goa Bokimaruru.

 

​HALTENG || Faktamalut.com – Memasuki usianya yang ke-76, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Halmahera Tengah menegaskan komitmen pengabdiannya kepada masyarakat. Melalui rangkaian kegiatan bakti sosial, edukasi kesehatan, dan kebersamaan internal, IDI Halteng hadir langsung di tengah warga Desa Kiya, Kecamatan Weda Utara, pada Minggu (25/10/2026).

​Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Desa Kiya ini dibuka secara resmi oleh Camat Weda Utara dan diikuti oleh sekitar 50 peserta. Antusiasme terlihat jelas dari kehadiran para tokoh masyarakat, pemuda, kader kesehatan, hingga warga setempat yang memenuhi lokasi acara.

Foto Suasana kegiatan penyuluhan dan edukasi kesehatan (sosialisasi pencegahan IMS serta pelatihan Bantuan Hidup Dasar) yang dipusatkan di Kantor Desa Kiya, Kecamatan Weda Utara, (Ft/doc-idi).

​Dalam kegiatan pengabdian masyarakat tersebut, IDI Cabang Halmahera Tengah memfokuskan edukasi pada dua materi krusial: pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS) dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD).

​Sesi penyuluhan IMS bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi di tengah masyarakat, mulai dari cara penularan, langkah pencegahan, hingga pentingnya kesadaran untuk memeriksakan diri secara dini demi mendapatkan penanganan medis yang tepat.

​Sementara itu, pelatihan BHD dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis penanganan kegawatdaruratan medis. Warga diajarkan langkah-langkah tanggap darurat yang benar dalam menghadapi situasi kritis seperti henti jantung atau henti napas, sebelum tenaga medis profesional tiba di lokasi.

​Ketua Panitia, dr. Hindry Hariyanti, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian profesi dokter terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Halmahera Tengah.

​“Peringatan HUT IDI ke-76 ini bukan sekadar perayaan hari jadi organisasi, melainkan momentum bagi kami untuk hadir secara langsung, berbagi pengetahuan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar dr. Hindry.

​Ia menambahkan, pemahaman mengenai pencegahan penyakit serta keterampilan pertolongan pertama sangat esensial agar masyarakat lebih mandiri, tanggap, dan tidak ragu mencari bantuan medis ketika menghadapi situasi darurat.

​Usai menuntaskan agenda pengabdian di Desa Kiya, rangkaian acara dilanjutkan dengan kegiatan family gathering yang bertempat di kawasan wisata eksotis Goa Bokimaruru.

​Agenda rekreasi ini menjadi ajang kebersamaan bagi jajaran pengurus dan seluruh anggota IDI Cabang Halmahera Tengah untuk melepas penat sekaligus memperkuat ikatan kekeluargaan. Menurut dr. Hindry, soliditas dan kekompakan antstenaga medis merupakan fondasi penting dalam mendukung kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat luas.

​“Melalui family gathering ini, kami ingin merajut silaturahmi yang lebih erat antaranggota. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terpelihara, sehingga IDI semakin solid dalam memberikan kontribusi dan pengabdian terbaik bagi kesehatan masyarakat Halmahera Tengah,” pungkasnya.

Jajaran pengurus dan anggota IDI Cabang Halmahera Tengah berfoto bersama di kawasan wisata Goa Bokimaruru dalam acara Family Gathering untuk memperingati HUT ke-76 IDI. (Ft/doc-idi).

​Peringatan HUT IDI ke-76 ini sukses memadukan unsur edukasi publik dan kehangatan internal. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga kian memperkokoh peran strategis para dokter sebagai garda terdepan pembangunan kesehatan di daerah.  (Red)